Tips Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi dari Kementerian Kesehatan

Pandemi termasuk bencana non-alam yang memberikan dampak pada kondisi kesehatan mental dan psikososial setiap orang. Kementerian Kesehatan menerbitkan pedoman untuk menjaga kesehatan mental selama pagebluk.

Pedoman Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial selama Pandemi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan ini memuat cara bagaimana kita dapat meningkatkan kondisi kesehatan mental. Berikut detailnya:

Masalah kesehatan mental dan psikososial dapat berupa ketakutan, kecemasan, dan panik terhadap kejadian. Orang semakin enggan bertemu dengan orang lain dan muncul rasa curiga yang dapat menular. Perasaan ini membuat tubuh merespons untuk berlindung demi keamanan.

Gejala awal gangguan mental yang terjadi antara lain khawatir, gelisah, panik, takut mati, takut kehilangan kontrol, takut tertular, dan mudah tersinggung. Jantung akan berdebar lebih kencang, napas terasa sesak, napas pendek, napas berat, mual, kembung, diare, sakit kepala, pusing, kulit terasa gatal, kesemutan, otot-otot tegang, dan sulit tidur yang berlangsung selama dua minggu atau lebih.

Berikut cara menghadapi situsi kecemasan tadi seperti dikutip dari Buku Pedoman Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial Kementerian Kesehatan:

NAUFAL RIDHWAN ALY

#CuciTangan #JagaJarak #PakaiMasker #DiamdiRumah

Simak apa saja isi Pedoman Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial selama Pandemi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.