Kementerian PUPR: Gedung di IKN Aplikasikan Teknologi Bangunan Cerdas

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mengusung konsep kota cerdas alias Smart City. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengungkapkan, dalam membangun Smart City di dalamnya terdapat konsep Bangunan Gedung Cerdas (BGC). Diketahui, BGC adalah pengembangan bangunan yang menggunakan teknologi, baik pada material bangunan, sistem jaringan infrastruktur maupun sarana pendukung untuk mencapai kondisi yang efisien.

"Dalam key performance indicator di kami, pembangunan IKN salah satunya membuat yang berstandar internasional, kota yang Smart," ungkap Diana dalam acara Sosialisasi Nasional tentang Bangunan Gedung Cerdas sebagai Perwujudan Kota Cerdas di Jakarta, Rabu (24/1/2024). "Namun tentunya, kota smart haris didukung bangunan yang smart juga," sambungnya. Pembangunan IKN dengan mengusung tema kota cerdas ini sejalan dengan aturan yang diterbitkan Pemerintah untuk mendorong penerapan green infrastructure di Indonesia.

Yang pertama, PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung menyebutkan, Bangunan Gedung Hijau (BGH) merupakan bangunan gedung yang memenuhi standar teknis bangunan gedung dan memiliki kinerja terukur secara signifikan dalam penghematan energi, air, dan sumber daya lainnya. Kementerian PUPR: Gedung di IKN Aplikasikan Teknologi Bangunan Cerdas Akusara Aplikasikan Teknologi Sensory Marketing di Industri Pameran

Kementerian PUPR: Progres Pembangunan Infrastruktur Dasar IKN Tahap Pertama Mencapai 76 Persen Cegah Tindak Pidana di Hunian Pekerja IKN, Kementerian PUPR Gelar Koordinasi dengan Pihak Terkait Soal Bangunan di Demak Rusak Akibat Banjir, Jokowi Minta Kementerian PUPR dan BNPB Mengecek

Lowongan CPNS Kementerian PUPR 2024, Syarat Melamar CPNS Kementerian PUPR Jatam Kaltim Menang Gugatan Atas Kementerian PUPR soal Dokumen Informasi dan Data IKN Kecanggihan IKN Nusantara, Tengok Teknologi Tiang Listrik Cerdas hingga Taksi Terbang, Bisa Ngomong

Kedua perangkat aturan baru yang telah diundangkan yaitu, Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2023 tentang Bangunan Gedung Cerdas (BGC) yang mengatur penggunaan sistem cerdas atau pintar dalam Bangunan Gedung. Dengan demikian, bangunan gedung wajib menerapkan standar BGC dan BGH. Saat ini, Kementerian PUPR sedang menerapkannya untuk penyelesaian beberapa bangunan di IKN seperti Istana Negara, Kantor Kementerian.

Kementerian PUPR terus mendorong peningkatan efisiensi pembangunan infrastruktur, serta pengurangan limbah dan emisi karbon. "Nanti dalam pelaksanaannya tentu kita masih perlu koordinasi lagi, kita ambil contohnya, laboratorium kita ya IKN," ungkap Diana. "Tapi buka coba coba ya, ini sudah benar benar fix bagaimana Istana dan Kantor kantor yang ada disana, bagaimana bangunan yang lainnya yaitu sudah harus smart semuanya," pungkasnya.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mengusung konsep kota cerdas alias Smart City. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengungkapkan, dalam membangun Smart City di dalamnya terdapat konsep Bangunan Gedung Cerdas (BGC). Diketahui, BGC adalah pengembangan bangunan yang menggunakan teknologi, baik pada material bangunan, sistem jaringan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *