Aritmia, Satu dari 4 Macam Penyakit Jantung

Jantung merupakan organ yang sangat kompleks dengan peran menantang dalam menjaga kita tetap hidup. Tak heran jika ada banyak jenis penyakit yang memengaruhi berbagai bagian organ dengan cara yang berbeda pula.

Melansir laman Health One Medicine, penyakit jantung menyumbang hampir 630 ribu kematian di Amerika Serikat setiap tahunnya. Setiap 40 detik, setidaknya satu orang akan mengalami serangan jantung. Sedangkan setiap menit, setidaknya satu orang akan mati karena kondisi jantung.

Penyakit pada jantung ada banyak macamnya. Simak empat di antara banyak macam penyakit itu.

Kelainan jantung bawaan adalah cacat lahir. Kondisi ini dapat berkisar dari adanya lubang yang kecil di jantung menjadi sesuatu yang lebih parah. Sebagian besar penyakit jantung bawaan dapat diobati dengan Tindakan operasi.

Berikut beberapa jenis penyakit jantung bawaan:

Penyakit yang menimpa jantung berikutnya adalah gagal jantung. Gagal jantung tidak selalu merupakan istilah yang identik dengan ketidakmampuan jantung dalam menjalankan fungsinya. Secara umum, melansir laman Keck Medicine, gagal jantung adalah kondisi di mana kapasitas pemompaan jantung tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan darah dan oksigen yang dibutuhkan oleh seluruh tubuh. Kondisi ini bisa menjadi hasil dari berbagai kondisi yang menyebabkan otot jantung melemah.

Adapun gejala dari gagal jantung seperti sesak napas, kesulitan bernapas, kelelahan dan peningkatan vena leher. Juga penumpukan cairan di pergelangan kaki, tungkai dan perut.

Penyakit jantung koroner terjadi ketika plak menumpuk di dinding arteri koroner dan membatasi aliran darah ke otot jantung. Penyakit ini pada akhirnya dapat menyebabkan serangan jantung.

Gejala umum yang berhubungan dengan jantung koroner adalah angina. Angina merupakan nyeri yang dapat terasa seperti tekanan atau tekanan di dada, bahu, lengan, leher, rahang atau punggung. Nyeri angina juga bisa terasa seperti gangguan pencernaan. Rasa sakit cenderung akan memburuk seiring dengan aktivitas dan akan berkurang apabila istirahat. Selain itu, stres emosional juga dapat menyebabkan kondisi angina.

Faktor risiko dari jantung koroner termasuk kolesterol LDL tinggi, kolesterol HDL rendah, tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, merokok, warisan genetik, dan lainnya. Obesitas juga dapat menjadi faktor risiko dalam mengembangkan kondisi jantung koroner.

Aritmia adalah salah satu kondisi jantung yang paling umum. Aritmia dapat muncul sebagai perasaan berdebar di dada atau perasaan seolah-olah jantung berdetak lebih kencang.

Impuls listrik dari area tertentu di jantung memulai detak jantung dan memastikan fungsi pemompaannya yang normal. Istilah aritmia menggambarkan setiap perubahan impuls listrik normal jantung. Aritmia ini dapat menyebabkan jantung berdenyut terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur.

ANNISA FEBIOLA

Melansir laman Health One Medicine, etiap 40 detik, setidaknya satu orang akan mengalami serangan jantung. Apa saja jenis penyakit jantung?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.